"Ketenaran artis sebagai calon cagub dan wagub Jabar hanya untuk popularitas atau target kemenangan pemilihan suara. Bukan berdasar kemampuan, dan argumentasi visi dan misi, road map serta program untuk menyelamatkan Jabar," tutur Mang Ihin kepada wartawan di sekretariat Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Jalan Martadinata, Kota Bandung, Selasa (20/11/2012).
Mang Ihin dalam pertemuan itu berbicara sebagai Ketua Dewan Penasihat DPKLTS. Menurutnya, DPKLTS akan tetap berada di tengah masyarakat Jabar, mengkritisi dan mengoreksi siapapun gubernur dan wakil gubernur terpilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila ternyata gubernur dan wakil gubernur terpilih tidak mampu membina, mengendalikan bupati dan walikota, serta tidak pro rakyat dan pro kelestarian lingkungan, kami mengajak rakyat untuk melengserkannya. Kami tidak akan omong kosong," tegas mantan Gubernur Jabar itu.
Senada diungkapkan Dewan Pakar DPKLTS Sobirin. "Calon saat ini diambil dari kalangan selebritis yang tidak pernah beraktivitas di Jabar. Ini terkesan instan dan asal pasang saja," ucap Sobirin di tempat sama.
Menurut Sobirin, DPKLTS menginginkan sosok gubernur dan wakil gubernur yang berkharisma, berwibawa, merakyat, dan mampu memahami karakter alam Jabar. DPKLTS mengaku tidak sreg dengan munculnya lima pasang cagub dan cawagub yang sudah mendaftar ikut Pilgub Jabar 2013. Alasannya, kapabilitas dan kredibilitas dimiliki mereka masih meragukan mengatasi ragam permasalahan di Jabar.
"Karena itu DPKLTS memutuskan tidak akan mendukung semua pasangan yang telah mendaftar," tutup Sobirin.
(bbp/ern)










































