Banyaknya kasus intoleransi di Indonesia sangat disesalkan Koalisi Bandung Lautan Damai. Berupaya agar tidak terjadi lagi intoleransi, mereka memperingati Hari Toleransi Internasional.
Peringatan digelar di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (16/11/2012).
"Kenapa kita memperingati ini? Kita merasa terdorong untuk menyuarakan sikap toleran antar sesama manusia," kata Kepala Divisi Hubungan Ekonomi, Sosial, dan Budaya LBH Bandung Samuel Situmorang dalam konferensi persnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan ini jadi inspirasi bagi kota dan kabupaten lain untuk menjunjung tinggi sikap toleransi," ucap Wawan, koordinator Jakatarub.
Diakuinya, saat ini masih ada kelompok-kelompok tertentu yang melakukan intoleransi, khususnya dalam menyikapi perbedaan keyakinan dan agama.
"Dan lewat acara ini kita ingin menunjukkan masih ada masyarakat yang cintai damai dan toleransi," tutur Wawan.
Peringatan Hari Toleransi Internasional itu rencananya akan diisi berbagai kegiatan seni dan budaya seperti mimbar seni hingga pemutaran film. Temanya adalah menyuarakan sikap toleransi.
Kegiatan itu digagas Koalisi Bandung Lautan Damai yang merupakan gabungan berbagai komunitas dan lembaga seperti Jakatarub, Setara Institute, Incres, LBH Bandung, hingga Jaringan Radio Komunitas Jabar.
(orb/ern)











































