Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar memastikan isi iklan 'jualan pelacur Bandung' yang nampang di www.lpajabar.org merupakan ulah peretas. Tidak ada unsur kesengajaan dari pihak LPA Jabar terkait munculnya iklan tersebut.
"Memang webnya LPA dibajak hacker. Itu di luar sepengetahuan pengurus LPA. Jadi LPA tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut," jelas Sekretaris LPA Jabar Yusi Riksa Yustiana saat dihubungi via telepon, Selasa (13/11/2013).
Menurut Yusi, orang yang selama ini dipercaya mengelola portal lpajabar.org, mengaku kesulitan memulihkan kondisi tampilan web. "Sebab tadi ada akun dibajak. Tadi sudah dikomunikasikan dengan hosting penyedia portal kami agar segera dipulihkan," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan segera aktif kembali dengan kondisi normal," singkat Yusi.
(bbp/ern)











































