Ini Curhat Dada Rosada yang Gagal Maju Pilgub Jabar 2013

Ini Curhat Dada Rosada yang Gagal Maju Pilgub Jabar 2013

Baban Gandapurnama - detikNews
Minggu, 11 Nov 2012 15:52 WIB
Ini Curhat Dada Rosada yang Gagal Maju Pilgub Jabar 2013
Dada Rosada
Bandung -

Dada Rosada gagal maju Pilgub Jabar 2013. Kader Partai Demokrat yang masih menjabat Walikota Bandung itu mengungkapkan curahan hati alias curhat terkait kegagalannya. Apa isinya?

Dada memang sebelumnya sudah mendaftarakan diri menjadi calon gubernur melalui Partai Demokrat Jabar. Alumnus Uninus ini pun pernah mengatakan bakal memberi kejutan saat injury time masa pendaftaran ke KPU Jabar. Namun nyatanya, keputusan Demokrat memilih mengusung Dede Yusuf-Lex Laksamana.

"Jangan ditafsirkan gara-gara alumni Uninus tidak bisa mencalonkan. Saya berusaha mencalonkan gubernur, tapi tidak berhasil," ucap Dada saat memberi sambutan acara Mubes IKA Univeristas Islam Nusantara (Uninus) di Aula Uninus, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Minggu (11/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dada mengaku berbesar hati dengan kegagalan menjadi cagub Jabar. Ia menyinggung pula alasan gagal maju lantaran bukan berlatar belakang artis. Saat pendaftaran ke KPU Jabar, tiga nama dari berbeda pasangan, memiliki sepak terjang sebagai artis. Mereka masing-masing Dede Yusuf, Deddy Mizwar, dan Rike Dyah Pitaloka. Dede Yusuf merupakan incumbent yang kini menjabat Wagub Jabar.

"Saya gagal karena bukanlah dari kalangan artis. Mungkin juga saya tidak terpilih karena waktu itu pernah mencekal Inul dan Ariel (saat ini vokalis Noah) tampil di Bandung," ungkap Dada.

Pilgub Jabar dilaksanakan pada 2013 mendatang. Sudah lima pasangan cagub-cawagub yang mendaftar untuk mengikuti proses pemilu. Satu pasangan non parpol atau independen yaitu Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib. Empat pasangan calon dari partai politik yakni Dede Yusuf-Lex Lesmana (Demokrat, PAN, PKB, Gerindra), Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki (PDIP), Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (PKS, PPP, Hanura, PBB), dan Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim (Golkar).

(bbp/bbp)


Berita Terkait