Pengamat: Parpol Pilih Artis Agar Hemat Waktu Kampanye

Pilgub Jabar

Pengamat: Parpol Pilih Artis Agar Hemat Waktu Kampanye

M Rizki Maulana - detikNews
Minggu, 11 Nov 2012 11:09 WIB
Pengamat: Parpol Pilih Artis Agar Hemat Waktu Kampanye
Jakarta -

Pilgub Jabar 2013 mendatang diramaikan beberapa kandidat yang dikenal sebagai artis. Pilihan ini dinilai sebagai hal yang rasional. Mengingat wilayah Jabar yang luas dan penduduknya banyak, maka cagub-cawagub harus melakukan kampanye dalam waktu singkat.

"Ini untuk mengambil jalan pintas. Apabila tingkat pengenalan rendah tentu akan sulit untuk meningkatkan elektabilitas apalagi dalam waktu kampanye yang sangat sempit," ujar pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya, kepada detikcom Minggu (11/11/2012).

Yunarto menilai, salah satu contoh jelas dimana sosok figur terkenal cukup berpengaruh adalah pada pilgub Jabar 2008 lalu. Pada saat itu menurutnya, publik lebih mengenal Dede Yusuf yang saat itu sebagai calon wakil gubernur daripada calon gubernurnya Ahmad Heryawan. Menurutnya ini yang menjadi salah satu acuan dari partai lain yang akhirnya ikut menggaet artis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Parpol-parpol lain tentu ingin mengimbangi Dede Yusuf ini. Salah satu caranya adalah dengan mengajak artis lain menjadi cagub atau cawagub," terang Yunarto.

Dia menambahkan, masyarakat Jabar mempunyai karakteristik tersendiri, yang akan cenderung memilih sosok yang sudah terkenal dibandingkan dengan sosok yang mereka tidak kenal sama sekali. Apalagi artis yang maju dalam pilgub kali ini diketahui mempunyai rekam jejak yang sangat bagus.

"Terlepas dari survei yang menyebutkan masyarakat sudah mulai dengan sosok artis dalam politik, tetapi masyarakat Jabar cenderung memilih mereka yang dikenal. Selain itu calon dari artis yang maju sekarang juga punya track record yang bagus," ucapnya.

Pilgub Jabar dilaksanakan pada 2013 mendatang. Sudah lima pasangan cagub-cawagub yang mendaftar untuk mengikuti proses pemilu. Satu pasangan non parpol atau independen yaitu Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib. Empat pasangan calon dari partai politik yakni Dede Yusuf-Lex Laksamana (Demokrat, PAN, PKB, Gerindra), Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki (PDIP), Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (PKS, PPP, Hanura, PBB), dan Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim (Golkar).

(riz/bbp)


Berita Terkait