Pria Pembunuh Ayah Kandung Diketahui Sering Teler

Pria Pembunuh Ayah Kandung Diketahui Sering Teler

- detikNews
Kamis, 08 Nov 2012 19:41 WIB
Pria Pembunuh Ayah Kandung Diketahui Sering Teler
Bandung -

Faisal Yunida (23) menyesali perbuatannya setelah membunuh ayah kandung, Ismail Adidaya (52). Pria yang bekerja sebagi buruh di pabrik susu ini diketahui sering teler dan mabuk minuman keras (miras). Keduanya pun selama ini tidak akur.

"Sebelumnya pelaku terlibat pertengkaran dengan korban yang merupakan ayah kandungnya sendiri. Korban memarahi pelaku karena sering mabuk," kata Kapolsek Gedebage Kompol Darwan Hasan didampingi Kanitreskrim AKP Saleh Havianto di Mapolsek Gedebage, Kamis (8/11/2012).

Pada Rabu (7/11/2012) siang, pelaku kesal dan sakit hati dengan sikap ayahnya tersebut. Emosi pelaku makin meninggi setelah korban memukul dan menamparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sikap Ismail bertindak tegas terhadap anaknya itu bukan tanpa sebab. Sehari sebelumnya, Faisal dan salah satu sahabatya yakni Tejo, terpergok menikmati miras di belakang bangunan Rumah Makan Ibu Siti, Jalan Gedebage Wetan, RT 2 RW 6, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Akibatnya, Tejo yang bekerja di rumah makan tersebut dipecat. Rumah makan itu milik tantenya pelaku. Tak terima Tejo dipecat, Faisal geram. Ia pun datang ke rumah makan itu dan bertemu ayahnya. Protes dilontarkan Faisal dibalas aksi pemukulan Ismail. Cekcok pun tak terhindarkan.

"Pelaku sakit hati. Kemudian dia pergi ke kontrakannya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama, pelaku kembali sambil membawa pisau dan golok. Di rumah makan itulah pelaku menikam dada kiri ayah kandungnya tersebut. Korban akhirnya meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit," tutur Darwan.

Darwan menjelaskan, anak dan ayah itu selama ini kerap bertengkar. Pengakuan pelaku kepada polisi, setiap kali berselisih itu selalu berujung pemukulan oleh ayahnya. "Pelaku mengaku menyimpan rasa dendam, dan terlampiaskan kemarin. Pelaku menyesal perbuatannya itu," ucap Darwan.

Faisal saat ditemui di Mapolsek Gedebage, tak menampik kerap mabuk-mabukan. Bahkan sehari sebelum kejadian biadab itu, Faisal mengaku menenggak pil dextro. "Sekitar 20 butir (dextro) saya konsumsi," kata pria ini sembari tertunduk. Faisal kini meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Gedebage.

(/)


Berita Terkait