Pihak Rumah Sakit (RS) Mata Cicendo menjelaskan penyebab mata kiri pasien Rahela Siti Fadillah (13) keluar karena komplikasi TB (tuberculosis) mata. Sudah dua minggu lebih Rahel mendapat perawatan di RS Cicendo.
"Rahel ini awalnya mengalami TBC. Paru-parunya terganggu. TBC ini kan bisa menjalar ke multiorgan. Termasuk mata. Sehingga terjadi komplikasi TB mata yang membuat bola matanya menonjol," jelas Direktur Medik dan Keperawatan RS Mata Cicendo, Iwan Sofani, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/11/2012).
Iwan menyebutkan, karena penyakit TB juga mengakibatkan munculnya tumor di dalam area kepala atau tepatnya di bawah mata Rahel. Hasil analisis sementara, perkembangan tumor itu menekan dari dalam ke luar sehingga mengakibatkan mata kiri Rahel menonjol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter Sepsialis Mata Anak RS Cicendo, Primawita, mengatakan pada 12 Oktober lalu Rahel datang dengan kondisi mata kiri sudah menonjol. Saat itu Rahel sedang menjalani perawatan di RS Cibabat.
"Diagnosa RS Cibabat menyebutkan pasien mengalami penyakit TBC yang sudah menyerang ke organ lainnya selain paru-paru. Ini kena mata juga," jelas Primawita kepada wartawan di tempat sama.
Menurut Primawita, pihaknya akan melakukan tindakan medis setelah Rahel menjalani MRI (magnetic Resonance Imaging) di bagian kepala. Langkah itu untuk mengetahui pasti kondisi syaraf otak Rahel. Lantaran di RS Cicendo tak punya alat MRI, Rahel akan diperiksa ke rumah sakit lain.
"Agar tak infeksi, mata yang menonjol itu ditutup. Pasien saat ini kondisinya baik," kata Primawita.
Sutiah Lela (51), ibu kandung Rahel, belum lama ini membawa anaknya tersebut ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk MRI "Tapi alat MRI di RSHS rusak. Besok (Sabtu), mau diperiksa scan kepala di RS Santosa," ujar Sutiah di RS Cicendo.
(bbp/ern)











































