Kasihan, ABG Asal Cipatat Ini Bola Matanya Keluar

Kasihan, ABG Asal Cipatat Ini Bola Matanya Keluar

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 02 Nov 2012 18:22 WIB
Kasihan, ABG Asal Cipatat Ini Bola Matanya Keluar
Istimewa
Bandung - Keceriaan Rahela Siti Fadillah (13) mendadak meredup. Keinginan Rahel untuk melanjutkan pendidikan di bangku SMP terpaksa tertunda. Gadis ini terbaring di Rumah Sakit Cicendo lantaran bola mata bagian kiri menonjol keluar.

Rahel anak ke lima dari tujuh bersaudara pasangan suami istri, Rahmat (51), dan Sutiah Lela (51), warga Perum Cipatat Elok Blok O No 29 RT 05/15, Desa Ciptaharja Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Dia (Rahel) selalu merengek ingin sekolah. Sedih melihatnya. Saya selalu menangis kalau Rahel ngomong begitu ," kata Sutiah Lela, ibu kandung Rahel, saat ditemui wartawan di RS Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (2/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rahel menuntaskan pendidikan di SD Sukarame, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Selepas lulus, orang tuanya sudah mendaftarkan ke SMPN 1 Cipatat.

"Tapi karena sakit, enggak jadi sekolahnya. Mata sebelah kiri Rahel kondisinya keluar. Ia perlu dirawat," ucap Sutiah.

Gejala mata tak normal itu dirasakan Rahel sejak September 2012. Padahal, kata Sutiah, anaknya sejak lahir berkondisi normal. Sutiah berkisah, pada Agustus lalu anaknya tersebut mengeluhkan sakit pada kaki kanan. Selanjutnya diboyong ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) guna operasi di bagian panggul.

"Penyakitnya abses. Dokter juga bilang Rahel kena penyakit TB tulang. Selain itu, penyakit TB ini sudah kena ke otak Rahel," katanya.

Singkat cerita, Rahel pulang ke rumah. Karena kesehatan ngedrop, orang tua memilih membawa Rahel ke RS Cibabat. Selama dua minggu mendapat perawatan medis, kondisi Rahel sempat memprihatinkan. Bahkan, paru-paru gadis tersebut terganggu.

"Mata kiri Rahel terlihat bengkak. Seperti bangun tidur. Setelah itu, bola mata kirinya jadi keluar. Awalnya menonjol sedikit. Dokter di RS Cibabat sempat masukan lagi mata itu," ucap Sutiah.

"Waktu beberapa hari di rumah, bola mata Rehel keluar lagi. Akhirnya kami bawa ke RS Cicendo," tambahnya.

Rahel sudah dua minggu lebih terbaring di ruang rawat inap RS Cicendo. Selama ini pengobatan ditanggung Askes. Keluaraga berharap besar Rahel segera sembuh, sehingga keinginan menggebu bersekolah bisa terwujud.

Rahmat, ayah Rahel, merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang berdinas di Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung. Sutiah hanyalah ibu rumah tangga yang setia menguru anak-anaknya.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini