"Saya kecewa. Tadinya saya pikir ini partai masa depan, partai harapan. Tapi ternyata sebelas dua belas (sama saja - red) dengan partai lain," kata Indra saat ditemui usai dialog publik tentang Pilgub Jabar 2013 di Graha Kompas, Jalan RE Martadinata, Kamis (1/11/2012).
Dasar kekecewaannya, sampai sekarang Gerindra belum mengeluarkan SK akan mengusung siapa. "Sampai sekarang SK-nya enggak turun, kan kacau. Saya lihat Gerindra ini enggak serius," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu dia buka pendaftaran, cari calon, cari yang terbaik, itu sudah bagus. Tapi SK-nya sampai sekarang belum keluar," tuturnya.
Namun Indra mengaku tak akan mundur dari bursa pencalonan gubernur dan wagub dari Partai Gerindra. Ia akan menunggu hasil penggodokan Gerindra terkait penentuan siapa yang ditunjuk sebagai 'petarung' pada pilgub nanti.
"Oh enggak, saya tetap saja (jadi calon gubernur dari Gerindra)," ucap Indra yang juga ketua Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bamus).
Indra yang bukan kader Gerindra adalah satu dari 12 calon gubernur dan wagub yang mendaftar ke Partai Gerindra. Meski sudah melakukan penjaringan calon, belakangan justru mencuat nama pegiat antikorupsi Teten Masduki yang digadang-gadang diusung Gerindra.
Itu terlihat dari kicauan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto di twitter. Namun Teten sendiri memberi sinyal lebih memilih diusung PDI Perjuangan (PDIP) dengan menjadi pasangan Rieke Diah Pitaloka. Sampai sekarang, Gerindra belum menegaskan sikapnya terkait pilgub.
(orb/ern)











































