Ancaman dan teror dari Husein itulah yang kemudian membuat Inggrid meminta bantuan pada Agustinus Otniel Maitimu yang kemudian menyelesaikannya dengan menembak Husein hingga tewas. Kini Inggrid, Agustinus dan dua terdakwa lainnya pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ayah Inggrid, Candra Gunawan menuturkan, bahwa perceraian antara anaknya dan Husein keluar resmi diputuskan pengadilan pada Maret 2012 lalu. Di mana dalam putusan tersebut hak asuh anak jatuh ke tangan Husein. Namun setahun sebelum itu, keduanya telah pisah rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun baik Inggrid maupun Husein tak juga menemukan penyelesaian. "Ya kalau mau mobilnya, balikin uang muka. Tapi dari mantan suaminya itu enggak ada jawaban," katanya.
Hingga akhirnya pada 3 Mei 2012, sehari sebelum penembakan terjadi, Husein mengirim dua orang suruhannya ke rumah Candra untuk mengambil mobil Alphard tersebut.
"Waktu itu tidak saya kasih karena tidak ada surat kuasa," katanya.
Saat itu ia pun sempat meminta keduanya menunggu hingga Agustinus datang. Namun Inggrid yang tak mau ribut akhirnya menyerahkan mobil tersebut. Agustinus pun datang sekitar pukul 17.00 WIB saat mobil sudah tidak ada lagi.
"Kata anak saya kasihkan saja daripada ribut, jadi akhirnya saya kasihin. Mobil sudah dibawa waktu Agus datang," tutur Candra.
(tya/ern)











































