Penjual Hewan Kurban yang Melanggar Jalani Sidang Tipiring

Penjual Hewan Kurban yang Melanggar Jalani Sidang Tipiring

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 24 Okt 2012 12:02 WIB
Bandung - Tindakan tegas diberlakukan Satpol PP Kota Bandung kepada pedagang hewan kurban yang membandel berjualan di trotoar, taman kota, dan bahu jalan. Jika pedagang tak mengindahkan, proses berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Sudah ada dua pedagang yang menjalani berita acara pemeriksaan (BAP). Pedagang hewan kurban itu memajang kambing di trotoar, Jalan Jakarta. Selain menyita dua kambing, kedua pedagang itu akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bandung pada Jumat ini," kata Kasie Penertiban Satpol PP Kota Bandung Deden Rukmana saat ditemui di kantor Satpol PP Kota Bandung, Jalan Martanegara, Rabu (24/10/2012).

Deden menegaskan, aktivitas berjualan memanfaatkan trotoar jalan itu melanggar Pasal 49 ayat 1 Perda K3 No.11 tahun 2005. Seperti tahun lalu, pedagang hewan kurban menjamur menghiasi sejumlah kawasan di Kota Bandung. Jika mereka berjualan di tempat melanggar, kata Deden, tentunya membuat suasana kota jadi semerawut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Trotoar itu 'kan fasilitas publik. Fungsi trotoar untuk pejalan kaki. Bukan digunakan sebagai lahan berjualan," kata Deden didampingi Komandan Kompi IV Penertiban Satpol PP Bandung Rizky Prima.

Idul Adha 2012 berlangsung 26 Oktober mendatang. Lantaran ada sisa waktu, sambung Deden, petugas Pol PP tetap gencar menertibkan para pedagang hewan kurban. Ia meminta pedagang memajang sapi dan kambing kurban di area atau lokasi tanah kosong.

"Usai Idul Adha, biasanya para pedagang ini masih berjualan. Bisa satu minggu bertahan. Nah, mereka nanti akan kami tertibkan," ujar Deden.

Jauh hari sebelumnya, Deden mengatakan, Satpol PP Kota Bandung sudah menyampaikan 400 surat edaran kepada pedagang hewan kurban. Surat itu berisi larangan berjualan hewan kurban di trotoar, bahu jalan, dan taman kota.

(bbp/ern)


Berita Terkait