Setelah giliran orasi, dua perwakilan massa kemudian mengambil gitar dan biola. Mereka kemudian memainkannya. Sementara satu orang lagi kebagian membacakan puisi dengan diiringi lagu Tanah Air Beta.
Puisi yang dibacakan adalah karya dari sastrawan WS Rendra berjudul Sajak Pertemuan Mahasiswa'. Setelah membacakan puisi, aksi dilanjutkan dengan tabur bunga.
Karangan bunga duka cita yang ada di lokasi disimpan di tengah-tengah massa yang melingkar. Satu per satu dari massa kemudian menaburkan bunga di atas karangan bunga tersebut.
"Ini simbol telah matinya fungsi pemerintahan di negeri ini," ujar Presiden KM ITB Anjar Dimara Sakti.
Lewat aksi tersebut, KM ITB ingin mengingatkan SBY agar memperbaiki kinerjanya. "Ayo perbaiki bangsa ini dengan kebijakan-kebijakan pro rakyat," karanya.
Dalam aksi itu, massa mengkritisi berbagai kebijakan dan hasil yang diklaim pemerintah Indonesia. Hal yang disorot di antaranya di bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan hingga pemberantasan korupsi.
(orb/tya)











































