SPG pun Kini Promosikan Hewan Kurban

SPG pun Kini Promosikan Hewan Kurban

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 19 Okt 2012 12:00 WIB
SPG pun Kini Promosikan Hewan Kurban
Bandung -

Sales Promotion Girl (SPG) umumnya menawarkan produk komersil sambil mejeng di mal, area pameran, dan pusat keramaian. Nah, berbeda dilakukan sekumpulan SPG di Bandung. Salah satu pengusaha sapi memanfaatkan jasa SPG untuk 'mangkal' di sekitaran depot penjualan hewan kurban jelang Idul Adha 2012.

Para wanita muda berpakaian ungu itu hadir sejak 6 Oktober lalu di Jalan Terusan Jakarta atau tepatnya di kawasan Antapani. Depot dadakan yang dibangun di lahan kosong sewaan ini memajang beberapa sapi kebutuhan kurban.

Tampilnya pramuniaga menebar senyum sambil membagikan brosur sapi kurban ini menjadi daya tarik masyarakat yang kebetulan melintas. "Jarang-jarang jadi SPG khusus jualan hewan kurban. Seru juga. Enggak biasanya seperti ini," jelas salah satu SPG, Novi Ylianti (21), saat ditemui wartawan di lokasi tempat penjualan sapi, Senin (19/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Novi mengaku baru kali pertama merasakan jadi SPG yang menawarkan hewan kurban kepada konsumen. "Sebelumnya saya SPG produk-produk kosmetik," kata wanita berambut panjang yang mengaku sudah tiga tahun bekerja sebagai SPG.

Ari Eka (24), SPG lainnya, tidak risih bekerja di depot itu. "Ini 'kan setahun sekali. Kerjanya juga santai. Bedalah dengan kerjaan SPG biasanya," ucap warga Ujungberung yang pernah nyambi jadi SPG produk pakaian.

Menurut Ari, konsumen yang berminat membeli sapi nantinya diarahkan ke kandang pemilik depot. Seharinya lebih dari 10 orang menyambagi depot. "Jadi kami cuma memperlihatkan sampel sapi di sini. Terus ada daftar harga sapi yang dijual. Cuma gitu saja. Kalau SPG produk 'kan harus ditarget berjualan. Kalau di sini enggak saklek ada target," ucap Ari.

Ari menjelaskan total SPG yang bertugas di depot sebanyak 7 orang. Gagasan menghadirkan SPG ini dicetuskan pemilik bisnis sapi, Bambang Haryanto. Jenis yang dijual sapi Benggala, Brahman, dan Ongole. Kisaran harganya Rp 10,5 juta hingga Rp 50 juta.

"Pak Bambang datang ke Bandung tiap Sabtu dan Minggu," jelas Ari.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini