Launching program tersebut merupakan salah satu rangkaian acar One Day For Children yang digelar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (14/10/2012).
Melalui program ini, secara terpadu Kemensos dan kemetrian lainnya serta pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan dasar anak-anak Indonesia. Dari sisi gizi/makan anak, pendidikan melalui BOS dan Bantuan siswa, Gakin/Jamkesmas melalui Kementrian Kesehatan dan Dinas Kesehatan, Akta kelahiran melalui Dinas Kependudukan dan catatan sipil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan akhir Desember ini 85 persen anak tidak kejalan lagi. Kemensos RI di tahap pertama telah berusaha membantu 1.500 anak yang terpaksa bekerja dijalanan melalui PKSA dengan didampingi oleh pekerja sosial," ujar Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri kepada wartawan di halaman Gedung Sate.
Ia berharap, semua kasus penelantaran, diskriminasi, kekerasan, eksploitasi dan pelanggaran hak anak lainnya yang akan terjadi di masyarakat secara cepat dapat ditangani sebaik-baiknya.
"Kepada lembaga-lebaga perindungan anak seperti KPI, Komnas Perlindungan Anak dan Satgas Perlindungan anak semoga selalu semangat untuk bersama-sama Kementrian Sosial RI memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar anak Indonesia," harapnya.
(avi/avi)











































