Buruh Bubar Usai Sekda dan Ketua Komisi D Turun Tangan

Buruh Bubar Usai Sekda dan Ketua Komisi D Turun Tangan

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 11 Okt 2012 12:24 WIB
Buruh Bubar Usai Sekda dan Ketua Komisi D Turun Tangan
Bandung - Aksi unjuk rasa buruh yang sempat diwarnai pemblokiran jalan akhirnya mereda. Ratusan buruh membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (11/102012), usai Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dan Ketua Komisi D DPRD Bandung Ahmad Nugraha turun tangan.

Edi dan dan Ahmad menemui para buruh sambil naik ke atas mobil komando. Keduanya bergantian menyampaikan pendapat melalui pengeras suara.

"Pemkot sepakat hal-hal memberatkan dan membebankan buruh, kami ikut tolak," jelas Edi di hadapan buruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendengar ucapan Edi, buruh bersorak dan bertepuk tangan. "Pemkot dan saya ikut bersama-sama memperjuang kehidupan buruh. Hak buruh harus diperjuangkan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Edi berjanji segera menyampaikan surat mengenai semua tuntutan buruh kepada pemerintah pusat.

Senada diungkapkan Ahmad Nugrah. "Kami tidak akan lepas dan terus memperjuangkan hak buruh," singkat Ahmad.

Masa buruh tergabung Forum Silaturahmi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Bandung menuntut pemerintah pusat memerhatikan hak buruh.

Tuntutan mereka antara lain menolak pemberlakuan UU SJSN dan BPJS apabila buruh harus membayar iuran 2 persen untuk jaminan kesehatan, hapuskan sistem kerja kontrak serta alih daya, dan berikan buruh upah layak.

"Segera realisasikan janji Presiden SBY yakni upah harus mencukupi, pembangunan rumah pekerja, pembanunan rumah sakit bagi kaum buruh, dan beasiswa untuk anak buruh," jelas Koordinator Lapangan, M Sidarta.

Tuntas mendengar penjelasan dua pejabat publik tersebut, massa segera mengambil sepeda motor yang terpakir di tengah Jalan Wastukancan. Selanjutnya mereka meninggalkan lokasi demo. Arus lalu lintas kembali berlangsung normal.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini