Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan siap membuka lowongan kerja bagi jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berminat menempati posisi penyidik. Menjadi penyidik KPK tak wajib didominasi lulusan bidang hukum.
Abraham menyampaikannya saat memberikan kuliah umum bertajuk 'Membentuk Karakter Mahasiswa Antikorupsi' di Aula Timur Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Rabu (3/10/2012). Abraham pun menegaskan, rencananya proses perekrutan penyidik dari perguruan tinggi mulai berlangsung dua tahun mendatang.
"Silakan siapa yang ingin daftar atau gabung dari ITB," ucap Abraham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria asal Makasar ini, KPK sedang berusaha menggaet penyidik melalui cara internal. Hal ini dilakukan agar tidak ketergantungan merekrut penyidik dari polri dan kejaksaan.
Menjadi penyidik, sambung Abraham, tak melulu harus berlatar belakang ilmu hukum saja. Penyidik KPK bisa berasal dari berbagai disiplin ilmu.
"Penyidik KPK bisa dari teknik, teknologi informatika, ekonomi dan lainnya. Kalau nanti adik-adik dari ITB ini mau menjadi penyidik, KPK membuka pintu lebar-lebar," papar Abraham yang memakai kemeja batik merah lengan panjang. (bbp/ern)











































