Alat Perekam Rusak, Target Program e-KTP di Bandung Molor

Alat Perekam Rusak, Target Program e-KTP di Bandung Molor

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 03 Okt 2012 14:46 WIB
Bandung -

Pemkot Bandung belum memenuhi target penyelesaian program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sebelumnya pada Oktober ini ditargetkan 100 persen tuntas. Namun hingga kini baru menembus 56,43 persen. Apa alasannya?

"Kendalanya karena sejumlah alat perekam data mengalami kerusakan," jelas Kabid Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Dicky Kuswara saat ditemui wartawan di Jalan Cipamokolan, Kota Bandung, Rabu (3/10/2012).

Berbagai upaya mengatasi problem sudah dilakukan dengan cara meminjam alat rekam data dari Pemprov Jabar. Namun, kata dia, target penyelesaian 100 persen pada Oktober 2012 ini tetap saja tak terpenuhi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan bisa tercapai awal 2013 mendatang," ucapnya.

Lebih lanjut Dicky menuturkan, jumlah potensi pendaftar tiap kecamatan di Kota Bandung kira-kira 60 ribu orang. Sedangkan alat perekam data itu kemampuan kapasitasnya 15 ribu pendaftar.

Dicky menyebutkan, dari 30 kecamatan di Kota Bandung, memang banyak yang belum selesai e-KTP. Sejumlah wilayah yang sudah selesai dengan potensi di bawah 50 ribu pendaftar antara lain Kecamatan Bandung Wetan dan Cinambo.

"Ya, kami imbau warga yang sudah memegang kartu pendaftaran, segera datang melaksanakan perekaman. Ini juga jadi kendala, warga tidak tepat waktu mengurus e-KTP karena berbagai alasan seperti sedang berada di luar kota," tutup Dicky.

(bbp/ern)


Berita Terkait