PT BHL I dan PT Asabri Kembangkan Peternakan Sapi Terpadu

PT BHL I dan PT Asabri Kembangkan Peternakan Sapi Terpadu

Avitia Nurmatari - detikNews
Sabtu, 29 Sep 2012 08:34 WIB
PT BHL I dan PT Asabri Kembangkan Peternakan Sapi Terpadu
Bandung -

PT BUMN Hijau Lestari (BHL)I bekerjasama dengan PT Asabri Jakarta menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada para peternak sapi perah mitra binaan PT. BHL I di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang (27/9/2012) lalu. Acara ini diharapkan bisa mengembangkan potensi peternak sapi.

Dalam rilis yang diterima detikbandung, Sabtu (29/9/2012), Kepala Divisi PKBL PT. Asabri Heri Pramono mengatakan, sebagai langkah awal PT Asabri melalui program kemitraan (PK) bekerjasama dengan PT BHL I sebagai pelaksana dan pengawas dilapangan, memberikan bantuan kredit lunak berupa pembelian 120 ekor sapi kurang lebih sebesar 1,8 miliar, kepada para mitra binaan yang selama ini sudah mendapatkan pelatihan. Pembelian sapi ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama 60 ekor dan selanjutnya 60 ekor.

"Pelatihan ini juga kita lakukan dalam rangka pengembangan potensi peternak sapi dan daya dukung terhadap masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi, melalui pola agroforestry yang diharapkan kedepan menjadi desa mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heri, peluang usaha masyarakat dalam pengembangan sapi perah ini cukup menjanjikan. Karena dari 1 ekor sapi bisa menghasilkan 15 liter susu, yang satu liternya dijual seharga Rp 3.000. Dengan estimasi dalam satu hari masyarakat bisa menghasilkan pendapatan 45.000/hari.

"Untuk pengadaan pakan ternaknya kami bersama PT BHL I, sebelumnya melakukan pelatihan dengan mendatangkan narasumber dari Unpad, sehingga tidak begitu kesulitan. Program ini juga merupakan Program Asabri Peduli dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini sudah berjalan, seperti, penghijauan, pendidikan, kesehatan, peternakan, pertanian dan produk unggulan," terangnya.

Heri menambahkan, untuk tahun ini dana PKBL PT Asabri sebesar 14 miliar dan hampir semuannya sudah tersalurkan.

Ditempat yang sama Direktur Perencanaan Pengembangan Bisnis dan SDM PT BUMN Hijau Lestari I Ali Rahman mengatakan, ini kesempatan yang baik dalam rangka meningkatkan pengembangan cluster sapi perah, terutama di Kecamatan Pamulihan yang sudah memiliki cluster sapi perah hingga 18.000 ekor sapi.

"Program pengembangan peternakan sapi terpadu (Integrated Farming System) yang dilakukan oleh PT BUMN HL I dengan PT Asabri, di kawasan Tanjung Sari, Kabupaten Sumedang, juga dibarengi dengan program penghijauan melalui BUMN peduli penghijauan dalam rangka mengatasi lahan kritis masyarakat," ujar Ali.

Penanaman pohon dilakukan dengan model agroforestry, karena konsep penghijauan yang ada saat ini tidak mendukung pelestarian bumi. Agroforestry merupakan penghijauan dengan menanam berbagai macam tanaman hutan dan pertanian, upaya mengembalikan pelestarian bumi, dilakukan dengan memberdayakan masyarakat sekitar.

"Penanaman pohon di lahan masyarakat oleh BUMN Hijau Lestari I melalui BUMN peduli penghijauan, di kawasan Tanjungsari sampai saat ini sebanyak 190 hektare yang melibatkan 14 Kelompok Mitra Kerja (KMK) dan 2 koperasi di 3 Desa, yaitu Cigendel, Mekarbakti dan Desa Cimarias, yang ditanami pohon seperti jabon, kopi, aren, durian, peuteuy dan alpukat, yang telah mempunyai market yang jelas. Dengan prinsip SMS (Sesuai tempat tumbuh, Mahal secara ekonomis dan di Senangi oleh masyarakat), tak perlu khawatir untuk menjual hasil tanamannya, Wilayah ini memiliki luas 650 hektare dengan delapan belas desa dan empat kecamatan. Jadi masih banyak lahan kritis masyarakat yang harus dihijaukan," katanya.

(avi/avi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads