Yusuf Habiburrahman (22) dan dua kawannya membawa kebaruan bagi konsep pengajaran Al Qur’an untuk dunia pendidikan. Mahasiswa tingkat akhir IT Telkom jurusan Informatika ini menciptakan program iqro dengan konsep animasi yang ia beri nama Qronis.
"Ini merupakan inovasi bagi dunia pendidikan khususnya bagi anak-anak muslim yang kesulitan dalam mempelajari Al Qur’an," tutur Yusuf di sela-sela pendeklarasian merger empat lembaga menjadi Telkom University di Jalan Telekomunikasi Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Rabu (26/9/2012).
Diakui Yusuf karyanya ini masih dalam tahap penyempurnaan. “Untuk mencapai sesuatu uang sempurna rasanya tidak mudah, makanya saya dan tim terus memperbaiki karya ini agar nantinya bisa dimasyarakatkan, untuk sementara waktu kita perbaiki di segi pelafalan huruf, agar tidak terlalu salah dalam hal huruf yang diucapkan," jelas Yusuf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dalam bentuk digital rencananya karya Yusuf ini akan dirilis dalam bentuk buku. "Mengingat tidak semua kalangan dekat internet maka kami gunakan metode jemput bola dengan mengeluarkan buku yang sama dengan format digitalnya dan langsung mensosialisasikan ke lembaga pendidikan yang membutuhkan," tutup Yusuf.
(ern/ern)











































