Sebelumnya, pada Sabtu (22/9/2012) Abdul didemo dan didesak turun oleh para guru dan orang tua murid karena dituding arogan dan indisipliner. Pertemuan tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang guru dan staf tanpa keikutsertaan dari Abdul.
"Ya, guru-guru sudah bicara semua pada saya. Semua cerita dan kejadian kita kumpulkan," ujar Oji saat ditemui usai memimpin pertemuan tersebut pada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tadi meminta para guru menyampaikan apa yang mereka rasakan dan yang terjadi. Itu akan dijadikan masukan untuk saya. Tidak usah nanya lagi sama guru-guru," katanya.
Oji mengatakan bahwa yang terjadi di SDN Pasirkaliki 96 adalah adanya ketidakcocokan pandangan antara guru dan kepala sekolah yang bersangkutan.
Sabtu lalu (22/9/2012), para guru sempat demo dan mengancam akan mogok mengajar jika kepala sekolah tidak diganti.
(tya/ern)











































