Komunitas Bass Bandits membuat gebrakan. Mereka siap mencatat prestasi di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Di Lapangan Tegallega, Jumat (5/10/2012), 202 bassis akan tampil dalam satu panggung.
"Kami (202 bassis) akan memainkan dua lagu berbarengan di Lapangan Tegallega. Dua lagu itu Hallo-hallo Bandung dan Manuk Dadali. Sisanya tampil berkelompok memainkan 20 lagu," kata Ketua Bass Bandits Nur Alamsyah di bascamp Bass Bandits, Jalan Cijagra, kepada wartawan, Minggu (23/9/2012).
Pria yang akrab disapa Alam itu mengatakan, penampilan lagu Hallo-hallo Bandung dan Manuk Dadali akan didaftarkan ke Muri untuk kategori permainan bass terbanyak. "Kedua lagu itu kan lagu Bandung banget," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa 202? Sesuai ulang tahun Bandung. Ini hadiah bagi Kota Bandung yang lagi ulang tahun. Ya dengan tercatatnya di Muri, ini kan membawa harum nama Kota Bandung juga," kata Alam yang juga bassis band Caffein itu.
Menurut Alam, penampilan 202 bassis ini dalam satu rangkaian event Bandung Ekspos. "Kita bagian dari specta shownya," tuturnya.
Sementara itu Program Director Specta Show dari CS67 Yemi mengatakan pihak Muri sudah tertarik pada acara ini. "Event ini tidak ada saingannya. Dulu 2006 sempat ada pemecehan rekor Muri namun hanya 16 bassis yang main. Sementara nanti jumlahnya sangat banyak 202," katanya.
Selain pemecehan rekor Muri, pada specta show juga akan digelar penampilan lainnya, seperti dari band-band indie dan juga band studio. "Band studio ini band-band yang cuma main di studio, enggak pernah performance di depan banyak orang," katanya.
(ern/ern)










































