Mural Karya Mahasiswa Percantik Tembok Lapangan Taman Hewan

Mural Karya Mahasiswa Percantik Tembok Lapangan Taman Hewan

Djuli Pamungkas - detikNews
Sabtu, 22 Sep 2012 17:23 WIB
Mural Karya Mahasiswa Percantik Tembok Lapangan Taman Hewan
Bandung - Anak-anak di Jalan Taman Hewan, Bandung gembira. Pasalnya hari ini, Sabtu (22/09/2012), lapangan serba guna yang kerap mereka sebut dengan Balong SS mendapat sentuhan artistik dari mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Tembok yang mengelilingi lapangan serba guna dilukisi mural hasil kreasi para mahasiswa.

Deni Permana (7) mengaku dia dan temannya merasa gembira melihat tembok lapangannya penuh dengan gambar yang berwarna-warni. "Kita jadi senang soalnya, dulu lapang kan catnya biasa-biasa aja, sekarang jadi penuh gambar, bagus-bagus juga gambarnya," ujar Deni.

Sementara itu, Maman Sulaeman (45), salah seorang warga menuturkan jika mural lapangan ini menjadi hiburan gratis di tengah-tengah masyarakat Jalan Taman Hewan.

"Lingkungan disini kan dikelilingi sama gedung tinggi, apalagi nanti bakalan ada apartemen. Ini pasti akan menyebabkan pemandangan sekitar sini berubah, tiap hari kita cuma bisa liat tembok beton lagi, tembok benton lagi, makanya dengan adanya mural ini setidaknya menjadi penyegar pemandangan," tutur Maman.

Menut salah satu pelukis mural, Nadine Istiani (19), mural ini tidak hanya sekedar pemanis lapangan saja. Tiap bagian mural memiliki cerita yang berbeda satu sama lain. Dari ujung ke ujung mural ini berisikan cerita yang berkesinambungan.

Nadine juga menambahkan, mural yang bertemakan lingkungan ini dibuat oleh 248 mahasiswa FSRD angkatan 2012.

"Untuk mural lapangan ini dibuat oleh angkatan 2012, nah nantinya bakal ada mural atap yang dibuat oleh angkatan senior," tamban Nadine.

Mural lapangan ini terdiri dari beberapa bagian yang dikerjakan oleh 10 kelompok. Masing-masing kelompok melukis setiap bagian tembok dengan cerita yang berbeda.

"Awal ceritanya adalah gambar seorang anak yang punya impian dan kenyataan yang ada di kehidupannya, kemudian ada cerita harapan warga disini, cerita kembali bersihnya Sungai Cikapundung, cerita keadaan kota yang berbanding terbalik dengan harapan warga, ada juga cerita perlawanan warga terhadap kesewenang-wenangan pemerintah yang membangun gedung seenaknya, bahkan ada mural yang menceritakan mitos penunggu sungai yang berwujud buaya dan kura-kura," tutur Nadine.

Nadine menuturkan di bagian paling ujung tembok lapangan dilukisi dengan gambar yang berisikan kondisi Bandung yang seharusnya sesuai dengan harapan warga.

"Bagian itu menceritakan muculnya matahari dibalik menjulangnya gedung-gedung tinggi yang dibawa oleh 4 anak sebagai simbol akademisi, budayawan, pemerhati lingkungan dan orang yang berprestasi," tutur Nadine.

Acara mural lapangan ini juga dimeriahkan oleh penampilan Kasada, Trah Project, Pancasura, Karinding Sagara, Teman sebangku, Nada Fiksi & Sound of Hanamangke, bahkan sebelumnya penampilan kreasi seni dari warga juga turut menyemarakkan acara mural lapangan ini.

(avi/avi)


Berita Terkait