Soal Tambang Pasir Besi, Semua Tutup Mata

Soal Tambang Pasir Besi, Semua Tutup Mata

Oris Riswan Budiana - detikNews
Rabu, 12 Sep 2012 19:03 WIB
Bandung - Penambangan pasir besi di kawasan Jabar bagian selatan terus terjadi sejak beberapa tahun, meski dipandang banyak pihak lebih banyak efek negatif daripada positif. Eka Santika selaku inisiator pertemuan berbagai elemen pecinta lingkungan, menyebut saat ini tidak ada pihak yang bisa dipercaya untuk mengadukan masalah tersebut.

"Sudah tidak ada lagi tempat untuk mengadu. Apalagi masalah ini sudah menimbulkan konflik horisontal di tengah masyarakat," kata Eka di sela pertemuan berbagai organisasi pecinta lingkungan di S28, Jalan Sulanjana, Rabu (12/9/2012).

Sejauh ini, tidak ada langkah riil yang dilakukan pemerintah, khususnya Pemprov Jabar dalam menyikapi permasalahan penambangan pasir besi tersebut. Makanya, Eka mengaku mengajak berbagai elemen masyarakat dan organisasi yang peduli terhadap lingkungan untuk ikut menyelesaikan masalah itu.

"Kita duduk bareng untuk menyikapi masalah ini," ucapnya. Sebab pihaknya merasa kecewa dengan pemerintah karena tidak ada kepastian untuk menyelesaikan masalah penambangan pasir besi.

"Walaupun moratorium sudah ada tapi nyatanya dengan terang-terangan kita lihat fakta di lapangan, pasir besi masih diangkut, mereka masih beraktivitas. Malah menyebabkan pelayanan publik terganggu," jelas Eka.

Bahkan ia juga mempertanyakan tugas dan fungsi dari Forum Jabar Selatan yang dibentuk oleh Pemprov Jabar sehingga penambangan pasir besi bisa terus terjadi. "Justru kita ingin tanya, apa fungsi dan peranannya? Yang dimaksud forum ini untuk apa? Apakah untuk kampanye atau peraihan suara?" cetusnya.

Dengan berbagai alasan itulah, elemen pecinta lingkungan berencana menggugat pihak terkait seperti pemprov dan pemda setempat. Tujuannya jelas meminta agar penambangan pasir besi dihentikan.

(orb/ern)


Berita Terkait