AJI Ingatkan Persma Sebelum Terjun ke Dunia Profesional

AJI Ingatkan Persma Sebelum Terjun ke Dunia Profesional

- detikNews
Rabu, 12 Sep 2012 14:52 WIB
Bandung - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ingin memberi kesadaran pada para calon jurnalis atau wartawan sebelum mereka benar-benar terjun di dunia media profesional. Hal itu akan dilakukan di tengah peringatan HUT AJI ke 18 di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (15/9/2012).

Dalam diskusi kecil dengan persma, AJI akan memaparkan seputar profesi jurnalis yang selama ini banyak tidak diketahui publik. Sebab banyak yang tidak tahu bahwa jurnalis terbagi beberapa 'kasta' seperti yang disebut kontributor, stringer, koresponden, hingga berstatus karyawan.

Tak hanya terbagi beberapa kasta, profesi jurnalis juga tidak menjanjikan upah layak di sejumlah media. Padahal profesi jurnalis terbilang rawan dengan keselamatannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin membagi pengetahuan itu kepada teman-teman yang lain agar mereka tahu kondisi sebenarnya hidup di dunia media itu seperti apa," kata Ketua AJI Bandung Zaky Yamani dalam konferensi pers di GIM, Rabu (12/9/2012).

Dengan memberi gambaran, ia berharap para calon jurnalis berpikir dua kali untuk memantapkan diri terjun di dunia media profesional. Setidaknya, mereka siap dengan kondisi di lapangan seperti apa.

"Minimal mereka nantinya tidak kaget dengan kondisi di lapangan kalau benar-benar terjun ke dunia media," jelas Zaky.

Namun bagi mereka yang benar-benar bertekad jadi jurnalis, mereka diharapkan makin mantap untuk menggeluti profesi tersebut, termasuk ikut memperjuangkan agar para jurnalis agar mendapat upah dan fasilias yang layak.

Sementara dalam pertemuan itu, kalangan pers mahasiswa jadi fokus utama dalam memberikan gambaran tentang dunia media profesional. "Itu karena selama ini mereka lebih banyak tahu teori tanpa tahu kondisi riil di lapangan," ucapnya.

Zaky menambahkan, perjuangan agar jurnalis diupah dengan layak selama ini jadi fokus perhatian AJI di samping berbagai masalah lainnya.

(ors/ern)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads