Putus Terorisme, Rangkul Istri dan Anak Teroris

Putus Terorisme, Rangkul Istri dan Anak Teroris

- detikNews
Kamis, 06 Sep 2012 13:32 WIB
Bandung - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) tengah menggagas agar bisa menangani istri dan anak teroris. Hal itu demi memutus mata rantai terorisme.

"Dengan menangani mereka, kita bisa memutus mata rantai terorisme berikutnya," ucap Ketua P2TP2A Netty Heryawan saat ditemui di Hotel Anggrek, Jalan Seram, Kamis (6/9/2012).

Meski istri dan anak teroris sama-sama penting ditangani, yang paling utama ditangani menurutnya adalah anak teroris. Sebab bisa saja mereka tertular paham orangtuanya. Apalagi jika ditunjang dengan dikucilkan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin sama ketika orang sudah membunuh 99 orang, kalau kata masyarakat tidak diampuni (ketika kembali ke masyarakat). Bisa jadi dia akan membunuh orang ke 100," tuturnya.

Hal sama juga bisa saja terjadi pada anak teroris. Ketika cap anak teroris sudah melekat di otaknya, bukan tidak mungkin si anak juga meneruskan jejak orangtuanya.

Netty mengatakan, anak teroris perlu penanganan khusus. Karena jika tidak ditangani khusus, psikologisnya dikhawatirkan terganggu.

"Si anak ini harus tetap menjalani kehidupan dan meraih masa depannya," ungkap Netty.

Sejauh ini, menangani istri dan anak teroris baru sebatas wacana. Agar bisa diwujudkan, P2TP2A berencana membahasnya dengan Polda Jabar. Itu agar penanganan istri dan anak teroris tidak tumpang-tindih dengan tugas kepolisian.

(ors/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads