Duh, Kasus 'Suster Ngesot' Jalan di Tempat

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2012 16:13 WIB
Bandung - Perjalanan kasus 'Suster Ngesot' sepertinya masih panjang untuk bisa sampai ke meja hijau. Pasalnya, saksi kunci dalam kasus tersebut masih belum ditemukan hingga saat ini. Hal itu menghambat pemberkasan kasus serta pelimpahan ke Pengadilan Negeri.

Seperti diketahui, teman dari Mega Tri Pratiwi yang jadi korban telah pindah ke Bali sehingga menyulitkan penyidik untuk melengkapi keterangan.

"Bisa dibilang kasusnya stuck. Karena saksi kunci pindah, jadi kesulitan untuk minta keterangan," ujar Kasie Pidana Umum Kejari Bandung Abun Hasbullah pada wartawan di ruang kerjanya di Kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Karena belum lengkapnya keterangan saksi tersebut, penyidik masih belum melimpahkan berkas kasus tersebut.

Saat disinggung kemungkinan kasus tersebut akan dihentikan, Abun menyatakan bahwa hal itu merupakan kewenangan dari kepolisian.

"Kalau penghentian kasus sih itu kewenangan polisi. Kami sih menunggu saja. Karena tidak ada batas waktu untuk polisi memeriksa saksi," katanya.

Berkas kasus ini pertama kali dilimpahkan pada 20 Januari 2012 lalu ke Kejari Bandung. Dalam kurun waktu tersebut hingga saat ini, beberapa kali kejaksaan mengembalikan berkas karena dinilai kurang, salah satunya olah TKP. Akhirnya polisi pun menggelar olah TKP tanpa dihadiri pelapor Mega Tri Pratiwi, yang memerankan suster ngesot.

Seperti diketahui, satpam Apartemen Galery Ciumbuleuit Sunarya dilaporkan oleh Mega atas tuduhan penganiayaan. Kasus ini bermula saat Mega berniat membuat kejutan kepada temannya yang bernama Fitra Mahaly yang kebetulan pada hari Sabtu (10/12/2011) berulang tahun ke-18. Mega dan Fitra bersama sejumlah teman mainnya berada di apartemen yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit itu sejak Jumat (9/12/2011) untuk mengisi liburan di Kota Bandung.

Alih-alih sukses memberikan kejutan ke Fitra, Mega malah terpaksa menginap di rumah sakit karena mengalami luka di pelipis kiri dan satu gigi bawahnya patah. Luka tersebut akibat tendangan refleks Sunarya yang melihat penampakan 'Suster Ngesot'.

Dalam rekaman CCTV jelas terlihat saat pintu lift terbuka di lantai 17, di luar pintu sudah menunggu Mega yang duduk di lantai menjadi 'Suster Ngesot'. Sesudah pintu lift terbuka lebar, terlihat teman Mega yang akan ditakuti mundur ke belakang menandakan terkejut. Bahkan housekeeping, Ade, turut mundur ketakutan setelah melihat 'Suster Ngesot'.

Sementara Sunarya yang berada paling depan, berlari dua langkah dari dalam lift dan menendang pakai kaki kanan bersepatu ke arah 'Suster Ngesot'. Akibatnya gigi bawah Mega patah dan pelipisnya lebam.

(tya/ern)