Pemilik rumah, Felipe Ferari (37), baru mengetahui rumahnya digerayangi maling sekitar pukul 05.00 WIB. Kuat dugaan pelaku beraksi di antara pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. "Saya bangun, lalu melihat tiga telepon genggam Black Berry, satu Ipad, dan satu telepon genggam Samsung, sudah raib," kata Felipe saat ditemui di lokasi kejadian.
Alat gadget tersebut ia taruh di sekitar ruang tamu. Selain itu, pelaku pun mengambil dompet tersimpan dalam saku celana, dompet istri korban di kamar utama. Dua dompet itu berisi uang tunai Rp 700 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Felipe tak biasanya sudah dua hari ini mendadak mengantuk berat. Apa pelaku gunakan ilmu sirep? "Sepertinya begitu. Tapi beruntung juga saya dan keluarga enggak terbangung. Entah apa yang terjadi kalau bangun dan diketahui pelaku. Saya sudah ikhlaskan, alhamdulillah keluarga selamat," terang pria yang bekerja di salah satu operator telepon seluler.
Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang itu masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat ke lantai dua. Setelah itu pelaku membongkar canopy dan salah satunya menyelinap di sela-sela lubang teralis berukuran 25 cm x 30 cm. Selanjutnya turun tangga dan menggondol barang berharga.
"Aneh, lubang ukuran itu 'kan muatnya untuk anak kecil. Ada jejak kaki juga ditembok, ukurannya bukan orang dewasa. Malah pelaku sepertinya santai, seluruh SIM card ponsel dibuang di lantai dua, begitu juga dompet dan tas. Pelaku bisa keluar setelah mengambil kunci pagar atas," tutup Felipe.
Kasus tersebut sudah dilaporkan kepada polisi dan saat ini ditangani Polsek Bandung Kidul.
(bbp/ern)











































