Meski begitu, Primus tak mau berkomentar lebih jauh karena namanya baru sekedar diusulkan dan belum pasti terpilih.
"Sebagai warga Jabar, saya menghargai tentang usulan itu sebagai bentuk penilaian yang positif atas diri saya. Berarti saya dinilai cukup baik untuk mendampingi gubernur," ujar Primus saat dihubungi detikbandung via telepon selulernya, Senin (27/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Primus, Gema Keadilan juga mengajukan nama Dede Yusuf yang sama-sama mantan artis dan saat ini masih menjabat sebagai wakil Gubernur Jabar. Dirinya tak memungkiri, nama yang telah dulu populer sebagai artis telah memberikannya keuntungan tersendiri di dunia politik. Ia pun tak menilai Dede sebagai saingan.
"Tentu kepopuleran saya ini saya anggap kelebihan, berkah tersendiri buat saya. Begitu juga dengan Dede Yusuf yang dulunya artis juga. Siapapun yang menjadi pemimpin Jabar, kalau potensial kenapa tidak," tuturnya.
Namun sejauh ini Primus mengaku belum memikirkan terlalu jauh tentang kemungkinan dirinya akan memimpin Jabar baik itu sebagai Gubernur atau Wakil Gubernur.
"Kalau nanti memang terpilih dan diminta mendampingi, kan ada mekanisme partai yang harus ditempuh dong. Tapi sampai saat ini masih belum terpikir sampai sana. Saya harus mikir dua kali dan mempertimbangkan masak-masak untuk maju. Karena tanggungjawabnya lebih besar," jelas Primus.
Sebelumnya organisasi kepemudaan PKS, Gema Keadilan hari ini secara resmi mengusulkan dua nama untuk menjadi pendamping Ahmad Heryawan pada Pilgub 2013 yaitu Dede Yusuf dan Primus Yustisio. Keduanya dianggap calon dari kalangan muda yang potensial.
(tya/ern)











































