Arus Mudik dan Balik 2012, Penumpang Kereta Api Tidak Ada yang Berdiri

Arus Mudik dan Balik 2012, Penumpang Kereta Api Tidak Ada yang Berdiri

- detikNews
Sabtu, 25 Agu 2012 10:28 WIB
Bandung - Sejak 1 Agustus 2012 lalu, PT Kereta Api Indonesia mengeluarkan kebijakan kapasitas angkut hanya 100 persen. Karena kebijakan tersebut, tahun ini arus mudik dan balik tidak ada penumpang yang berdiri.

Kebijakan tersebut diberlakukan untuk kereta Bisnis, Eksekutif dan Ekonomi jarak jauh, seperti Kereta Pasundan, Kahuripan, Kuto Jaya Selatan dan lainnya.

"Dampak pembatasan kapasitas angkut sangat luas. Penumpang lebih nyaman, aman dan yang pasti tidak ada yang berdiri," ujar Humas PT Kereta Api Indonesia Daop II Bandung, Bambang S Prayitno saat dihubungi detikbandung, Sabtu (25/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, per 1 Agustus, pemesan tiket harus sesuai dengan nama dan nomor identitas.

"Satu tiket hanya untuk satu orang dan satu nama. Kalau sebelum bulan Juli, itu masih bisa satu nama untuk 3 orang. Tapi kalau setelah 1 Agustus tidak bisa," kata Bambang.

Diakui Bambang, kebijakan tersebut memang belum terealisasi 100 persen. Menurutnya masih ditemukan banyak kasus tiket yang tidak sesuai dengan nama dan nomor identitas.

"Kalau dilihat dari jumlah penumpang selama mudik dan libur lebaran ada sekitar 2.500 penumpang yang berkasus tiket bermasalah," jelasnya.



(avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads