Hal itu terungkap saat Heryawan menerima kunjungan Tim Mushika di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (15/8/2012).
"Saya pesen, tolong buatkan satu prototype, yang biasa saja, khusus untuk saya," ucap Heryawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan Tim Mushika sendiri ialah untuk meminta restu sebelum mereka berangkat ke kompetisi di Jepang pada September mendatang. Ia mengaku bangga ternyata mahasiswa Jabar bisa ikut bersaing dalam kompetisi tersebut.
Ia bahkan menyebut mobil Mushika One yang dirancang untuk balap itu lebih baik dari mobil karya anak bangsa di luar Jabar. "Ini tentu lebih hebat dari mobil Esemka," cetusnya.
Kepala Divisi Keuanggan Tim Mushika, Philipe Gunawan, menyanggupi tantangan dari Gubernur untuk membuat mobil khusus baginya. "Kami terima tantangannya," ucapnya.
Namun ia berharap mobil itu nantinya ada berbagai inovasi. "Inovasinya itu masih harus kita bicarakan dulu sama tim," tandasnya.
Tim Mushika Formula untuk pertamakalinya ikut di ajang Formula Sudent Automotive Engineery Japan (FSAE-J). Dalam event itu, ITB membidik prestasi dengan mengandalkan mobil bernama Mushika One.
(orb/ern)











































