"Lonjakan konsumsi premium ini terjadi khususnya di beberapa titik kritis jalur mudik seperti Cikampek, Indramayu dan Nagreg," ujar General Manager Fuel RetailMarketing Region III PT Pertamina, Hasto Wibowo.
Hal itu dikemukakan Hasto di Kantor PT Pertamina (Persero) Unit Pemasaran III Cabang Bandung, Jalan Wirayudha, Selasa (14/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsumsi normal per hari 9.077 kilo liter, saat H-5 sampai H+5 kebutuhan diprediksi jadi 1.815 kilo liter per hari," tuturnya.
Sementara untuk produk elpiji, pada H-10 sampai H+10 Lebaran diprediksi naik 7 persen kebutuhannya dari kebutuhan normal 4.837 matrik ton per hari.
Terkait segala kebutuhan itu, Hasto menyatakan pasokan BBM untuk wilayah Jabar, Banten dan DKI Jakarta relatif aman. "Kita jamin pasokan BBM aman," tegasnya.
(/)










































