Anas sendiri ogah bicara gamblang soal siapa yang akan diusung partainya, termasuk kemungkinan penetapan Dada sebagai calon gubernur.
"Saya enggak mau mendahului hasil survei," ucap Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas kita akan pilih yang terbaik. Integritas, kapabilitas dan aksebilitas juga jadi pertimbangan," ujar Anas.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan menyebut pernyataan itu menguntungkan Dada sebagai salah satu bakal calon gubernur. "Itu menguntungkan Pak Dada," ucapnya.
Dengan pernyataan itu, Anas mengindikasikan semua bakal calon punya kans sama untuk ditetapkan Demokrat sebagai calob gubernur, termasuk Dada. Apalagi pertimbangan penetapan bukan hanya popularitas dan elektabilitas saja.
"Kalau misalnya bakal calon punya popularitas dan elektabilitas, yang tiga ini (integritas, kapabilitas dan aksebilitas) bisa ditinjau kembali oleh Majelis Tinggi untuk menentukannya," papar Erwan.
Erwan yakin Dada akan dipilih Demokrat sebagai calon gubernur karena punya popularitas, elektabilitas, integritas, kapabilitas dan aksebilitas. Apalagi, MT akan melihat kelima faktor tersebut.
(orb/ern)











































