Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 yang jatuh pada bulan Ramadan, berimbas pada pendapatan para penjual bendera merah putih. Para pedagang mengaku omzetnya turun drastis hingga 70 persen dibandingkan tahun lalu.
Amang (30), salah seorang pedagang bendera di kawasan Jalan Diponegoro, mengaku penjualannya menurun drastis. Ia sudah berjualan sejak Rabu pekan lalu (1/8/2012). "Tahun kemarin biasa dapet Rp 450 ribu sehari, sekarang dapet Rp 150 ribu sehari juga udah untung.βujar Amang ketika ditemui pada Senin (6/8/2012).
Amang yang membanderol bendera jualannya dari Rp 10 ribu sampai Rp 400 ribu ini mengaku hasil penjualan bendera tahun ini menurun dibanding dengan tahun 2011 lalu. "Mungkin karena puasa kali, jadi orang-orang banyak keperluan," ujar Amang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neti menambahkan jika penjualan bendera tahun ini terkendala dengan bulan Ramadan yang berdekatan dengan peringatan HUT RI serta Idul Fitri. "Tahun lalu kan Lebaran baru Agustus-an, nah kalo tahun sekarang Agustus-an dulu baru Lebaran, jadi orang-orang mikir mikir dulu buat beli bendera kan lebih mentingin dulu belanja buat Lebaran," Tutup Neti.
(ern/ern)











































