Amang (30), salah seorang pedagang bendera di kawasan Jalan Diponegoro, mengaku penjualannya menurun drastis. Ia sudah berjualan sejak Rabu pekan lalu (1/8/2012). "Tahun kemarin biasa dapet Rp 450 ribu sehari, sekarang dapet Rp 150 ribu sehari juga udah untung.βujar Amang ketika ditemui pada Senin (6/8/2012).
Amang yang membanderol bendera jualannya dari Rp 10 ribu sampai Rp 400 ribu ini mengaku hasil penjualan bendera tahun ini menurun dibanding dengan tahun 2011 lalu. "Mungkin karena puasa kali, jadi orang-orang banyak keperluan," ujar Amang.
Hal serupa juga dirasakan oleh Neti (44), salah seorang pedagang bendera di Kawasan Suci, Bandung. "Tahun lalu sehari saya bisa dapet Rp 500 ribu, coba hari ini saya belum dapet penglaris," ujar Neti yang sudah menggeluti usaha berjualan bendera sejak 2004 ini.
Neti menambahkan jika penjualan bendera tahun ini terkendala dengan bulan Ramadan yang berdekatan dengan peringatan HUT RI serta Idul Fitri. "Tahun lalu kan Lebaran baru Agustus-an, nah kalo tahun sekarang Agustus-an dulu baru Lebaran, jadi orang-orang mikir mikir dulu buat beli bendera kan lebih mentingin dulu belanja buat Lebaran," Tutup Neti.
(ern/ern)











































