Salah satunya adalah Arif (43), pedagang bendera yang berjualan di Kawasan Jalan Diponegoro, Bandung. "Kalau boleh dibilang, Gasibu tuh pusatnya pedagang bendera, hampir 50 pedagang yang berjualan sepanjang Jalan Supratman, Diponegoro sampai ke Sulanjana," Tutur Arif ketika ditemui disela-sela kesibukannya berjualan pada Senin (06/08/2012).
Arif menuturkan jika pedagang bendera mulai berjualan sejak awal bulan dan akan bertambah jumlahnya ketika mendekati tanggal 17 Agustus. "Tanggal 1 semua serempak jualan, nah tanggal 7-10 Agustus jumlah pedagang pasti melonjak, nah tanggal 16 Agustus semuanya beres jualan," tuturnya.
Selain di Jalan Diponegoro, pedagang-pedagang serupa pun dapat ditemukan di Kawasan Suci dan Kosambi. Salah seorang pedagang di Jalan PHH. Mustofa atau Suci, Dede (40), menuturkan bahwa tiga kawasan tersebut menjadi kumpulan terbesar pedagang bendera di Bandung. "Memang di wilayah lain juga ada yang jualan, tapi tidak sebanyak di Gasibu, Suci dan Kosambi," tutur Dede.
Dede menambahkan jika kebanyakan pedagang bendera tersebut merupakan pedagang musiman yang tergabung dalam satu kelompok. "Kebanyakan yang jualan tuh dari Garut, Leles tepatnya. Biasanya satu pedagang ngajak saudara atau temen di kampung," tutup Dede.
(ern/ern)











































