Kedatangan Dahlan Iskan ke PT Pindad sendiri tak bisa diliput. Sejumlah jurnalis di Kota Bandung yang sejak pukul 09.00 WIB berkumpul, terpaksa balik kanan setelah 'diusir' satpam PT Pindad di luar gerbang.
Sebelumnya, tiga petugas satpam Pindad menghadang sekitar 10 jurnalis dari media cetak, televisi, online, dan fotografer yang hendak meliput Dahlan ke BUMN strategis itu. "Enggak bisa masuk kang. Kami belum ada perintah (dari atasan)," kata salah seorang satpam di pintu gerbang masuk Pindad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelarangan peliputan itu dibenarkan Kepala Departemen Humas dan Hukum PT Pindad Tuning Rudiyati saat dikonfirmasi via telepon. "Enggak Mas, enggak boleh diliput," kata Tuning tanpa memberikan alasan jelas.
Mendengar ucapan Tuning yang perbincangannya didengarkan secara loudspeaker, wartawan pun memilih balik kanan. "Maaf ya kang. Kami hanya bertugas," ucap satpam itu.
Menurut informasi yang diterima wartawan, kedatangan Dahlan Iskan salah satunya untuk melihat mobil listrik produksi Pindad.
Sebelumnya diberitakan jika sejumlah senjata api (senpi) laras pendek yang berada di PT Pindad raib. Diduga karyawan PT Pindad yang mencurinya. Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Bandung. Polisi pun kini tengah menyelidiki kasus ini.
(bbn/ern)











































