Humas Kementerian Ristek Dalam Negeri Wike Wijayanti mengatakan munculnya dua panser di tengah masyarakat ini sengaja digelar dalam rangka Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatu pada 10 Agustus 2012.
"Ada dua panser, masing-masing Anoa dan Komodo," jelas Wike saat ditemui di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anoa ini panser yang cocok berada di medan perang. Siap menerjang rawa dan gurun. Anoa juga dipakai PBB di Libanon," kata Wike.
"Kalau Komodo itu sebagai city battle. Kalau di Indonesia dipakai oleh Polri untuk kendaraan taktis," tambahnya.
Dua panser tersebut mangkal sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Anoa yang bercat putih dan Komodo tampil hitam itu jadi perhatian masyarakat di CFD Dago. Selagi ada kesempatan, masyarakat berfoto ria dengan latar belakang panser.
(bbn/ern)











































