"Alasan kenapa kami membuka kelas persamaan gratis, karena banyak anak yang tidak bisa sekolah di daerah Dago Pojok," ujar Koordinator Komunitas Taboo Rahmat Jabaril dalam konferensi pers di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (2/8/2012).
Selain Dago Pojok, ia pun mempertimbangkan masyarakat di daerah lain. Sehingga total ada tiga lokasi yang akan dijadikan tempat mengajar kelas persamaan. Dua lainnya ada di SMAN 9 dan 12 Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persyaratannya ialah calon siswa asli warga Kota Bandung, lulusan SMP atau MTs dua tahun kebelakang, menyertakan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.
"Untuk rombongan belajar, per kelas itu ada 32 orang," ucap Rahmat.
Masa pendaftaran akan dibuka pada 17-30 September. Sementara kegiatan belajar akan dimulai pada Oktober.
(orb/ern)











































