Mudik Lebaran, Pasokan Premium ke Terminal BBM Diprediksi Naik

Mudik Lebaran, Pasokan Premium ke Terminal BBM Diprediksi Naik

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 31 Jul 2012 14:34 WIB
Bandung - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di terminal saat mudik dan arus balik lebaran 2012 diprediksi meningkat. PT Pertamina menyatakan kesiapannya dengan memastikan untuk wilayah Jawa Barat stok BBM aman.

"Ya, diperkirakan pasokan premium ke terminal BBM itu naik," ucap Sales Area Manager Pertamina Bandung Agus Taufik Harahap usai mengikuti rapat koordinasi persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2012 dalam rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 1433 H di Mapolda Jabar, Selasa (31/7/2012).

Agus memberikan data predikisi kenaikan pasokan premium di terminal-terminal BBM. Di terminal BBM Padalaranng untuk premium itu normalnya 1.395 kilo liter (kl) yang diprediksi saat arus mudik dan balik itu 1.475 kl atau naik jadi 6 persen. Kebutuhan di terminal BBM Tasikmalaya, premium normalnya 911 kl akan meningkat saat musim lebaran ini sekitar 1.225 kl atau mengalami peningkatan 35 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan di terminal BBM Ujungberung untuk premium normalnya mencapai 2.458 kl diperkirakan nanti saat mudik serta arus balik jadi 2.632 kl atau naik 7 persen. "Terminal di Balongan, premium normalnya 1.174 kl, nanti diprediksi mencapai 1.674 kl atau naik 43 persen," ucap Agus.

Lebih lanjut ia menuturkan, antisipasi terhambatnya penyaluran dari terminal ke SPBU karena kemacetan arus lalu lintas, maka nantinya disiapkan SPBU Kantong.

"Ada disiapkan sejumlah SPBU Kantong. Nanti mobil tangki di SPBU Kantong akan menyuplai ke SPBU yang stok BBM hampir habis. Itu terutama di kawasan rawan macet," ungkap Agus.

"Lalu memakai pola alih suplai, misal dari terminal BBM Ujungberung dialihkan ke terminal BBM Padalarang. Atau konsumen BBM untuk wilayah Garut dari terminal BBM Uber dialihkan ke terminal BBM Tasikmalaya. Ya, tapi itu semua nanti melihat lihat situasi," tambah Agus.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini