10 Anak Punk Terjaring Operasi Pekat Lodaya

10 Anak Punk Terjaring Operasi Pekat Lodaya

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 25 Jul 2012 17:40 WIB
Bandung - Sebanyak 10 pemuda terjaring Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2012 yang digelar Polsek Astanaanyar. Anak muda yang berdandan ala punk itu kerap meresahkan masyarakat lantaran mengamen sambil memaksa minta duit recehan.

Polisi menggaruk anak punk berusia 19 hingga 26 tahun itu saat mangkal di lokasi ngamen, Jalan Moch Toha-Jalan Peta, Tegalega, Kota Bandung, Rabu (25/7/2012) sore.

"Warga, penumpang angkot, dan pengendara resah dengan kehadiran pengamen ini. Kami sudah sering mendapat aduan ulah mereka yang memaksa meminta uang," jelas Kapolsek Astanaanyar Kompol Kompol Irfan Nugraha saat ditemui di Mapolsek Astanaanyar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, polisi turut mengamankan dua unit sepeda motor tanpa surat kendaraan, dan plat nopol, milik dua di antara anak punk tersebut. Irfan menambahkan, pihaknya hanya melakukan pembinaan, dan melepas kembali dengan catatan tidak membuat keresahan di tempat umum.

Kesepuluh anak punk dikumpulkan di halaman Mapolsek Anstanaanyar untuk mendapat arahan dan pendataan identitas. Polisi turut mengamankan pria paruh baya yang diketahui mabuk berat pengarush minuman keras. Mereka pun mengakui dan bersepakat tidak akan mengulangi perbuatan. "Kalian jangan meresahkan lagi," kata Irfan.

"Iya Pak," teriak mereka.

Irfan menjelaskan, Operasi Pekat Lodaya 2012 dimulai sejak 25 Juli hingga 4 Agustus mendatang. Target operasi ialah penanggulangan prostitusi, perjudian, minuman keras, premanisme, peredaraan dan penggunaan narkoba, penjualan petasan, gelandangan pengemis, perkelahian pelajar dan penyakit sosial lainnya.

(bbp/ern)


Berita Terkait