"Yang berkesan bagi saya adalah yang komplit bersama keluarga (ayah dan ibu)," ucap Dede saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (23/7/2012).
Di usia 8 tahun, Dede harus menghadapi kenyataan kedua orangtuanya bercerai. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi merasakan berpuasa bersama ayah dan ibunya secara bersamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah 8 tahun itu enggak pernah komplit. Kadang ikut ibu, kadang ikut ayah," tutur Dede.
Namun hal itu seolah terobati setelah Dede berkeluarga. Dikaruniai istri dan anak, hal itu jadi berkah tersendiri ketika Ramadan.
"Ternyata yang paling berkesan itu ketika saya punya keluarga sendiri. Ketika punya anak-istri, kita puasa, taraweh bersama. Itulah nikmat yang sesungguhnya," jelas politisi asal Demokrat itu.
(orb/ern)











































