Violetta kehilangan kontak dengan anaknya sejak 28 Februari 2012. Selama lima bulan ini, ia tidak mengetahui keberadaan dan nasib Aubrey. Nomor telepon suaminya sudah tidak aktif semenjak Februari lalu. Hingga kini, upaya Violetta mencari buah hatinya terus dilakukan.
Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polrestabes Bandung pada 1 Maret 2012. Laporan nomor LP/583/III/2012/Polrestabes Bandung, Violetta mengadukan adanya dugaan tindak pidana melarikan anak yang dilakukan suaminya, VC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah asmara keduanya terjalin saat VC bersekolah di Jerman. Violetta resmi menikah dengan VC di Jakarta pada 1997. Selanjutnya, keduanya pernah menetap selama empat tahun di Pekanbaru. Mereka kemudian pindah ke Bandung.
Pada 2006, pasangan ini dikaruniai satu anak bernama Aubrey Aiko Candera yang terlahir di Bandung.
Biduk rumah tangga pasangan suami istri ini goyah. Perilaku VC makin beda pada 2007 atau saat mereka mengontrak rumah di Jalan Muara Barat. "Suami saya mulai kasar, pernah menghina. Sering pulang subuh," ungkapnya.
November 2011, menurut Violetta, suaminya bertindak kasar. Ia mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Violetta memiliki izin sementara menetap di Indonesia. Lima tahun sekali ia memperpanjang izin tersebut. Kini, Violetta tinggal di Jakarta berkat petunjuk Kedutaan Jerman untuk Indonesia.
(/)










































