Bentrok Warga dan Pengembang SUS Gedebage Diakhiri Pelukan

Bentrok Warga dan Pengembang SUS Gedebage Diakhiri Pelukan

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 10 Jul 2012 17:22 WIB
Bandung - Warga Rancanumpang dan pengembang proyek Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage mengakhiri pertikaian. Kedua belah pihak bersepakat damai setelah dua jam melakukan dengar pendapat dan mencari solusi.

Masing-masing pihak saling meminta maaf dengan kejadian berlatar kesalahpahaman. Pertemuan perdamaian itu dilaksanakan di aula Keluraha Rancanumpang, Jalan Cimimcrang, Kota Bandung, Selasa (10/7/2012), mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

"Alhamdulillah, masing-masing pihak sudah berdamai dalam musyawarah ini. Semoga ke depan tidak terulang kembali," ujar Camat Gedebage Zamzam Nurzaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak kepolisian menyambut gembira lantaran kedua pihak menemukan titik temu yang berakhir mufaakat dan berdamai.

"Kesepakatan damai ini berkat andil semua pihak mulai dari warga, pengembang SUS Gedebage, unsur Muspika, dan kepolisian," ucap Kapolsek Gedebage Kompol Darwan.

Dalam pertemuan itu, masing-masing pihak mengakui pertikaian dipicu karena terjadinya kesalahpahaman. "Kami dari PT Adhi Karya meminta maaf dengan insiden kemarin malam. Serta mengakui selama ini tidak sempurna, karena kami manusia," jelas Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana.

Perwakilan warga diberikan kesempatan untuk turut berpendapat. "Ya, kami warga Rancanumpang meminta maaf. Serta setuju aktivitas pembangunan stadion kembali berjalan," kata Upep Sudrajat (42).

Acara pertemuan itu dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Usai bersepakat damai, warga dan perwakilan PT Adhi Karya saling berjabat tangan dan berpelukan.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini