"Tidak boleh memelonco murid baru. Saya harapkan jangan terjadi perpeloncoan di seluruh sekolah selama tiga hari pelaksanaan MPLS," jelas Oji saat dihubungi detikbandung via ponsel.
Oji mengatakan, kegiatan MPLS di masing-masing sekolah seluruh tingkatan harus tertib dan mendidik. Panitia MPLS dilarang menekan mental peserta didik baru, apalagi membeda-bedakan latar belakang ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menerangkan, MPLS mesti dilaksanakan secara edukatif dan bermanfaat, sehingga timbul suasana kebersamaan dan saling mengenal antara satu murid dengan murid lainnya. "Jadikan sekolah ini tempat meniti ilmu. MPLS ini bertujuan menciptakan suasana keakraban," tutur Oji.
Kepala sekolah diinta turut memantau dan mengawasi pelaksanaan MPLS agar tidak terjadi kegiatan-kegiatan mengarah perpeloncoaan.
Selain itu, kata Oji, selama MPLS ini pihak sekolah tidak diperkenankan membebani biaya kepada peserta didik baru. Ia menambahkan, murid tidak diwajibkan membeli seragam sekolah, kecuali pakaian olahraga dan batik.
(bbn/bbn)











































