Jasa Pengiriman Barang Diimbau Berhati-hati

Jasa Pengiriman Barang Diimbau Berhati-hati

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 04 Jul 2012 14:54 WIB
Bandung - Pemilik maupun pengelola jasa pengiriman paket di Bandung diimbau berhati-hati dengan adanya modus penipuan baru yaitu pelaku yang berpura-pura sebagai pemilik barang yang akan mengambil sendiri paketnya.

"Untuk jasa pengiriman paket ke depannya harus lebih hati-hati. Kalau ada yang mengaku-ngaku pemilik barang, harus segera kroscek. Segera telepon pada penerima paket yang sudah tercantum," ujar Kapolsek Bandung Kidul AKP Asral Bakar saat ekspos di Mapolsek Bandung Kidul, Rabu (4/7/2012).

Ia mengatakan, modus baru penipuan jasa pengiriman paket ini muncul karena melihat adanya kelengahan dari petugasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku sudah tahu kalau petugas lengah untuk pemeriksaan itu. Makanya mereka memanfaatkannya," katanya. Apalagi pelaku sebelumnya memang bekerja di jasa pengiriman paket sebelumnya, sehingga tahu seluk beluk pengiriman paket.

Selain melakukan kroscek pada orang yang mengaku-ngaku pemilik barang, pekerja di jasa pengiriman paket juga harus mencurigai orang yang mencurigakan di sekitar paket-paket barang.

"Curigai orang yang kelihatannya mau kirim paket, tapi ternyata tidak mengirim. Apalagi kalau lihat-lihat paket. Bisa saja dia sedang mencatat nomor resi, nama atau pemilik barang," tutur Asral.

Sebelumnya polsek Bandung Kidul membekuk dua pelaku penipuan yang beroperasi pada jasa pengiriman paket atau ekspedisi yaitu Yusuf Efendi (24) dan Valentino Febrian (33).

Yusuf dan Valentino kini mendekam di sel tahanan Mapolsek. Dua warga Makassar itu dijerat pasal penipuan dan penggelapan atau nomor 378 jo pasal 371 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sejauh ini, baru ada dua jasa pengiriman paket di Bandung yang melaporkan adanya penipuan dengan modus tersebut.

(tya/ern)


Berita Terkait