Selain ormas Islam, dalam deklarasi nanti rencananya juga akan hadir Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rahman Baso, Walikota Bandung Dada Rosada, serta semua unsur terkait dari mulai tingkat kecamatan hingga kelurahan. Seminggu sebelum Ramadan, deklrasai itu diharapkan bisa dilakukan.
"Karena deklarasi ini akan dilakukan di Masjid Al-Ukhuwah, maka kita namakan Deklarasi Ukhuwah," ujar Sekretaris Panitia Deklarasi Ukhuwah Hilman Firdaus saat ditemui di Masjid Aljihad, Jalan Suryani, Jumat (29/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak pihak yang terlibat dalam deklarasi ini, selain ormas Islam, ada unsur pemerintahan, kepolisian, LSM, OKP dan lain-lain. Total akan ada sekitar 3 ribu orang yang hadir saat deklarasi nanti," jelas Hilman.
Menurutnya gerakan untuk memberantas kemaksiatan sudah dilakukannya sejak beberapa waktu lalu. Seminggu lalu misalnya, ia mendatangi Polsek Andir dan meminta aparat menindak tegas segala bentuk kejahatan dan kemaksiatan di wilayah hukumnya. Dalam hal ini, kawasan Saritem yang paling disoroti karena dinilai aktivitas prostitusi kembali menggeliat.
Selain itu, berbagai pendekatan untuk membasmi kemaksiatan juga dilakukan, misalnya meminta sejumlah kapolsek di beberapa lokasi agar makin giat memberantas peredaran miras dan narkoba serta bentuk kejahatan lainnya.
"Pokoknya kepada semua pelaku prostitusi, miras, narkoba dan perjudian, tolong hentikan aktivitas maksiatnya. Kita semua ingin Ramadan ini betul-betul nyaman," tegas Hilman.
(orb/ern)










































