"Iya, saya mogok makan dari hari Jumat (26/6/2012)," ujar Dedi saat ditanyai wartawan apakah benar ia sedang mogok makan.
Ia menuturkan, aksi mogok makan itu ia lakukan karena kecewa dengan keterangan saksi dari kepolisian dalam perkaranya ini. Menurutnya, keterangan saksi tersebut tidak benar dan telah memberatkan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun megaku mendapatkan tekanan dari penyidik saat dimintai keterangan. Kemudian di ruang sidang Dedi pun dengan berapi-api meluapkan kemarahannya.
"Bapak saya pahlawan, amanat bapak saya untuk menegakkan kebenaran," kata Dedi dengan nada tinggi.
Sambil terus berbicara, para pendukungnya pun turut riuh meneriakkan dukungan pada Dedi. "Dedi pahlawan anti korupsi," teriak pendukungnya.
Saat ditanya, sampai kapan ia akan mogok makan, Dedi menjawab singkat "Sampai keadilan ditegakkan. Saya sebenarnya sudah tidak kuat," katanya.
Sementara itu sebelumnya, Kepala Lapas Sukamiskin menbantah kabar bahwa Dedi melakukan mogok makan.
Sidang dengan agenda pembacaan putusan sela itupun dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan diikuti puluhan pendukung Dedi.
(tya/ern)










































