"Apakah (pertikaian) ini akan terus terjadi? Saya dan Bang Yos (Sutiyoso, eks Gubernur DKI Jakarta) berupaya melakukan damai dan tak terjadi permusuhan (Viking dan The Jak Mania). Saya dan Bang Yos menjadi inisiatornya," jelas Dada di sela-sela kunjungan ke rumah orang tua almarhum Rangga Cipta Nugraha (22) di Kampung Pasir Honje No 143, RT 5 RW 2a, Kelurahan Padasukan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (25/6/2012) petang.
Rangga merupakan bobotoh sekaligus anggota Viking yang menjadi salah satu korban tewas dikeroyok oknum suporter sepak bola di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, usai laga Persija kontra Persib pada Minggu (27/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku bersama Bang Yos sudah sejak lama ingin merintis memperbaiki hubungan The Jak Mania dan Viking. Pascatewasnya Rangga, keduanya pun mengebu-gebu agar keharmonisan antara dua suporter tersebut segera terlaksana.
"Mudah-mudahan perdamaian dalam waktu dekat bisa terwujud. Saya tidak masalah pertemuan berlangsung di Jakarta. Maka itu perlu dukungan dan dorongan dari pengurus Viking serta warga Bandung. Jika nanti The Jak Mania tidak mau damai, maka yang menilainya warga Indonesia," tutur Dada.
"Kalau enggak ada respon (dari The Jak Mania), kami yakin akan mendapat simpati besar dari warga Indonesia," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dada berharap pengurus The Jak Mania segera menyambangi keluarga Rangga untuk menyampaikan permintaan maaf. "Jangan ada lagi korban seperti Rangga," pesan Dada.
Ketua Viking Heru Joko menyatakan upaya damai bersama pengurus The Jak Mania sudah dibicarakan. Antarpetinggi kedua suporter ini sudah bertemu dan mengambil sikap agar perseteruan wajib tamat.
"Sebelum kejadian (tewasnya Rangga) kami sudah saling bertemu membicarakan perdamaian. Target kami, secepatnya damai," singkat Heru ditemui di tempat sama.
Heru pun menjamin keamanan bila nanti pengurus The Jak Mania datang ke Bandung meminta maaf kepada keluarga Rangga.
Tokoh sepak bola Jawa Barat, Dudi Sutandi, turut berkomentar. Sebelum langkah perdamaian terlaksana, sebaiknya pihak The Jak Mania menyampaikan terlebih dahulu permohonan maaf kepada orang tua Rangga.
"Saya menyarankan pengurus The Jak Mania melakukan takziah. Harus ada itikad baik dan memberikan empati kepada keluarag Rangga. Sehingga pihak keluarga terobati," tuturnya.
"Selain itu, islah Viking dan The Jak Mania harus dilakukan. Tinggal kini pengurus Viking dan The Jak Mania mesti kerja keras mewujudkan perdamaian," tambah Dudi kepada wartawan di rumah orang tua Rangga.
(bbp/ern)











































