"Dari awal, penampilan Trio Macan memang tidak akan memakai konsep yang dikhawatirkan FPI. Kita akan menampilkan Trio Macan dengan konsep berbeda," ujar Direktur PT Radio Putranas Mulya Rahayu Mufti Muchtiar saat ditemui di Radio Cosmo, Jalan Djundjunan Dalam, Jumat (22/6/2012).
Yang dikhawatirkan FPI sehingga melakukan penolakan dan demo karena Trio Macan dinilai akan tampil seksi, mengumbar aurat dan menari erotis. "Dan apa yang dikhawatirkan FPI itu justru tidak akan terjadi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang terjadi, FPI meminta ada surat pernyataan bahwa Trio Macan akan tampil sesuai harapannya. Di surat itu, FPI meminta ditandatangani Trio Macan, Radio Cosmo, Walikota Bandung, Kapolrestabes Bandung, MUI, hingga Dandim dan unsur muspika lainnya.
Hal itu yang kemudian membuat Radio Cosmo membatalkan kedatangan Trio Macan. Sebab waktu yang dimiliki sangat sempit dan tidak mungkin surat ditandatangani para pejabat sesuai keinginan FPI.
"Padahal seharusnya cukup kami, dalam hal ini Trio Macan dan Radio Cosmo yang menandatangani surat itu. Waktu kita sangat mepet dan sulit untuk meminta tanda tangan dari semua pihak yang diinginkan FPI," papar Mufti.
Karena itulah, Radio Cosmo memutuskan tidak mendatangkan Trio Macan untuk tampil di acara Konser Aseek yang dijadwalkan digelar di Hanggar 15 PT DI pada Sabtu (23/6/2012). Radio Cosmo pun kini tengah mencari artis pengganti Trio Macan.
(orb/ern)










































