Para penggembira atau simpatisan Muhammadiyah yang tak bisa menyaksikan pembukaan Tanwir di Gedung Merdeka, disediakan tempat nonton bareng di Masjid Raya Bandung. Namun fasilitas yang disediakan ternyata tidak bisa dinikmati.
Layar yang hanya berukuran sekitar 1x1,5 meter tidak enak dilihat. Tampilan gambar buram dan bergerak lambat.
Sementara suara yang keluar dari speaker terdengar pecah. Apa yang disampaikan pembicara dalam pembukaan Tanwir tidak bisa didengar dengan jelas. Bahkan beberapa kali suara dari speaker mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa juga dirasakan beberapa wartawan yang memilih nonton bareng di Masjid Raya Bandung. Mereka yang tidak bisa masuk ke Gedung Merdeka berharap bisa mendengarkan apa yang disampaikan pembicara, termasuk Wapres Boediono dari speaker di Masjid Raya.
Namun mereka juga tidak bisa mendengarkan dengan baik karena suara yang keluar dari speaker pecah. Sementara itu, Boediono sudah meninggalkan Gedung Merdeka sekitar
pukul 11.00 WIB.
(orb/ern)











































