Partai Gerindra menyebut perjalanan menjelang pelaksanaan Pilgub Jabar 2013 kurang menarik. Sebab semua parpol terlihat sangat hati-hati dalam mengambil sikap yang berhubungan dengan pilgub.
"Perjalanan pilgub ini kurang menarik. Semua partai hati-hati dalam menentukan koalisi dan calonnya. Ibarat sepakbola, ini tidak ada yang nendang bola duluan," ujar Ketua Tim Penjaringan Gubernur dan Wagub DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra dalam konferensi pers di RM BMC, Jalan Aceh, Senin (18/6/2012).
Untuk itu, Gerindra ingin mengambil langkah lebih dulu dari parpol lain. Sebelum masa tahapan pilgub dimulai pada Juli mendatang, minimal Gerindra diharapkan sudah menentukan siapa calon yang akan diusungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, jika Gerindra sudah menentukan siapa calonnya pada 10 Juli mendatang, diyakini hal itu akan merubah ritme yang ada. "Itu sebagai bagian dari mengubah ritme pilgub yang kurang menarik ini," tuturnya.
Menurutnya, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pelajaran politik bagi masyarakat. "Pilgub ini salah satu media untuk mencerdaskan masyarakat di bidang politik. Karena kalau seperti ini terus tingkat melek politik masyarakat akan degradasi" tandas Sunatra.
Namun Sunatra membantah jika Gerindra disebut tidak percaya diri dalam bursa pilgub. "Justru dengan mengusung posisi wagub, kita sangat percaya diri," tegasnya.
Sementara dalam rapat pleno tersebut diserahkan hasil verifikasi faktual para bakal calon dan hasil penilaian visi-misi para balon. "Semua hasilnya diserahkan ke DPP," ucapnya.
Selanjutnya hasil tersebut akan ditindaklanjuti DPP, termasuk untuk menentukan siapa calon yang akan diusung pada pilgub nanti. "Dan sekarang posisi kita sedang menunggu keputusan DPP," tandas Sunatra.
(orb/ern)










































